teori urban desain

Dalam proses urban design didasarkan pada teori-teori yang harus selalu diperhatikan yaitu:
1.jpg

4.jpg

 

Figure Ground Theory (solid-void plan)
Berisi tentang lahan terbangun (urban solid) dan lahan terbuka (urban void). Pendekatan figure ground adalah suatu bentuk usaha untuk memanipulasi atau mengolah pola existing figure ground dengan cara penambahan, pengurangan, atau pengubahan pola geometris dan juga merupakan bentuk analisa hubungan antara massa bangunan dengan ruang terbuka.
a. Urban solid
Tipe urban solid terdiri dari:

  1. Massa bangunan, monumen
  2. Persil lahan blok hunian yang ditonjolkan
  3. Edges yang berupa bangunan

b. Urban void
Tipe urban void terdiri dari:

  1. Ruang terbuka berupa pekarangan yang bersifat transisi antara publik dan privat
  2. Ruang terbuka di dalam atau dikelilingi massa bangunan bersifat semi privat sampai privat
  3. Jaringan utama jalan dan lapangan bersifat publik karena mewadahi aktivitas publik berskala kota
  4. Area parkir publik bisa berupa taman parkir sebagai nodes yang berfungsi preservasi kawasan hijau
  5. Sistem ruang terbuka yang berbentuk linier dan curvalinier. Tipe ini berupa daerah aliran sungai, danau dan semua yang alami dan basah.

Teori Keterkaitan (Linkage Theory)
Linkage artinya berupa garis semu yang menghubungkan antara elemen yang satu dengan yang lain, nodes yang satu dengan nodes yang lain, atau distrik yang satu dengan yang lain. Garis ini bisa berbentuk jaringan jalan, jalur pedestrian, ruang terbuka yang berbentuk segaris dan sebagainya. Menurut Fumuhiko Maki, Linkage adalah semacam perekat kota yang sederhana, suatu bentuk upaya untuk mempersatukan seluruh tingkatan kegiatan yang menghasilkan bentuk fisik suatu kota. Teori ini terbagi menjadi 3 tipe linkage urban space yaitu:

  1. Compositional form
    Bentuk ini tercipta dari bangunan yang berdiri sendiri secara 2 dimensi. Dalam tipe ini hubungan ruang jelas walaupun tidak secara langsung
  2. Mega form
    Susunan-susunan yang dihubungkan ke sebuah kerangka berbentuk garis lurus dan hirarkis.
  3. Group form
    Bentuk ini berupa akumulasi tambahan struktur pada sepanjang ruang terbuka. Kota-kota tua dan bersejarah serta daerah pedesaan menerapkan pola ini.

Teori lokasi (Place Theory)
Teori ini berkaitan dengan space terletak pada pemahaman atau pengertian terhadap budaya dan karakteristik manusia terhadap ruang fisik. Space adalah void yang hidup mempunyai suatu keterkaitan secara fisik. Space ini akan menjadi place apabila diberikan makna kontekstual dari muatan budaya atau potensi muatan lokalnya
Salah satu bentuk keberhasilan pembentuk place adalah seperti aturan yang dikemukakan Kevin Lynch untuk desain ruang kota:

  1. Legibillity(kejelasan)
    Sebuah kejelasan emosional suatu kota yang dirasakan secara jelas oleh warga kotanya. Artinya suatu kota atau bagian kota atau kawasan bisa dikenali dengan cepat dan jelas mengenai distriknya, landmarknya atau jalur jalannya dan bisa langsung dilihat pola keseluruhannya.
  2. Identitas dan susunan
    Identitas artinya image orang akan menuntut suatu pengenalan atas suatu obyek dimana didalamnya harus tersirat perbedaan obyek tersebut dengan obyek yang lainnya, sehingga orang dengan mudah bisa mengenalinya. Susunan artinya adanya kemudahan pemahaman pola suatu blok-blok kota yang menyatu antar bangunan dan ruang terbukanya
  3. Imageability
    Artinya kualitas secara fisik suatu obyek yang memberikan peluang yang besar untuk timbulnya image yang kuat yang diterima orang. Image ditekankan pada kualitas fisik suatu kawasan atau lingkungan yang menghubungkan atribut identitas dengan strukturnya.
    Kevin Lynch menyatakan bahwa image kota dibentuk oleh 5 elemen pembentuk wajah kota, yaitu:

    • Paths
      Adalah suatu garis penghubung yang memungkinkan orang bergerak dengan mudah. Paths berupa jalur, jalur pejalan kaki, kanal, rel kereta api, dan yang lainnya.
    • Edges
      Adalah elemen yang berupa jalur memanjang tetapi tidak berupa paths yang merupakan batas antara 2 jenis fase kegiatan. Edges berupa dinding, pantai hutan kota, dan lain-lain.
    • Districts
      Districts hanya bisa dirasakan ketika orang memasukinya, atau bisa dirasakan dari luar apabila memiliki kesan visual. Artinya districts bisa dikenali karena adanya suatu karakteristik kegiatan dalam suatu wilayah.
    • Nodes
      Adalah berupa titik dimana orang memiliki pilihan untuk memasuki districts yang berbeda. Sebuah titik konsentrasi dimana transportasi memecah, paths menyebar dan tempat mengumpulnya karakter fisik.
    • Landmark
      Adalah titik pedoman obyek fisik. Berupa fisik natural yaitu gunung, bukit dan fisik buatan seperti menara, gedung, sculpture, kubah dan lain-lain sehingga orang bisa dengan mudah mengorientasikan diri di dalam suatu kota atau kawasan.
      3.jpg

      31.jpg
  4. Visual and symbol conection
    • Visual conection
      Visual conection adalah hubungan yang terjadi karena adanya kesamaan visual antara satu bangunan dengan bangunan lain dalam suatu kawasan, sehingga menimbulkan image tertentu. Visual conection ini lebih mencangkup ke non visual atau ke hal yang lebih bersifat konsepsi dan simbolik, namun dapat memberikan kesan kuat dari kerangka kawasan
      Dalam pengaturan suatu landuse atau tata guna lahan, relasi suatu kawasan memegang peranan penting karena pada dasarnya menyangkut aspek fungsional dan efektivitas. Seperti misalnya pada daerah perkantoran pada umumya dengan perdagangan atau fungsi-fungsi lain yang kiranya memiliki hubungan yang relevan sesuai dengan kebutuhannya.
    • Symbolic conection
      Symbolic conection dari sudut pandang komunikasi simbolik dan cultural anthropology meliputi:

      • Vitality
        Melalui prinsip-prinsip sustainance yang mempengaruhi sistem fisik, safety yang mengontrol perencanaan urban struktur, sense seringkali diartikan sebagai sense of place yang merupakan tingkat dimana orang dapat mengingat tempat yang merupakan tingkat dimana orang dapat mengingat tempat yang memiliki keunikan dan karakteristik suatu kota.
      • Fit
        Menyangkut pada karakteristik pembangkit sistem fisikal dari struktur kawasan yang berkaitan dengan budaya, norma dan peraturan yang berlaku.
About these ads

About presty larasati

an ordinary independent wonder woman. a wife from great husband, and a mom for a beautiful daughter. i'm a workingmom who wanna be an "ibu profesional".. ^^

Posted on March 20, 2008, in all about architecture, teori dalam arsitektur. Bookmark the permalink. 10 Comments.

  1. Dian Handayani

    Hai, tulisannya bagus. Kebetulan saya lagi cari data mengenai Urban Design, and tulisan ini cukup simple dan mudah dimengerti. Saya sangat terbantu untuk sedikit mengenal lingkup urban design.Terima Kasih ya :)

  2. kalau lebih jelas bisa cari buku yg tertulis di bawah ini:

    Zahnd, Markus. 1999. Perancangan Kota Secara Terpadu : Teori Perancangan Kota Dan Penerapannya. Penerbit Kanisius. Yogyakarta

  3. bagus,
    sebaiknya tulisan lebih akurat dalam ejaan/penulisan seperti membedakan “symbolic” dan “symbol”; “connection” bukan “conection”.
    salam…

  4. mbak, teori FIGURE GROUND ini pencetusnya siapa ya?

  5. Theory dirangkum secara singkat padat dan bagus. Saya sudah pernah membaca ketika mahasiswa dulu kemudian to be refreshed again. Tapi menurut saya perlu dilengkapi dengan contoh foto/gambar dari kota atau bagian kota agar lebih jelas kaitannya dengan urban design theory. Lalu kaitan theory tsb dengan realita hidup meng-kota dengan berbagai banyak sekali aspek dan elemen yang terkait…….

    Regards

  6. “wahhh..bisa u/ bahan UAS besok nehh..Trims.
    “Salam Lestari Arsitektur Indonesia”

  7. sangat BAgus!

    Boleh gak, aku minta salah satu contoh atau kasus yang membahas tentang elemen-elemen ruang sebagai penghubung (linkage)?

  8. wah, mana nih update annya

  9. nice ….

    boleh tau gag…klo teori tersebut masuk dalam kategori interior?

    makasih

  10. woow nice web that i found,i like reading about urban and city,,
    my final assignment is about urban pocket..
    is there any information that can help me?
    hihi,i need much info and guidance about urban pocket theory..
    big thanks all

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 28 other followers

%d bloggers like this: