kisah dua bulan untuk selamanya…

saya menulis postingan ini sambil menahan dengan susah payah air mata yang terus ingin mengalir. ini kisah cinta seorang sahabat baik, rekan kuliah di solo, idcha salafina.

9 Juli 2011
Idcha akhirnya menggenapkan setengah diennya dengan lelaki tercinta bernama Timur Jati Satria. pernikahan yang berjarak 8 bulan dari hari lamaran, tentu telah dipersiapkan dengan seksama, agar menjadi hari yang sangat istimewa. sangat ingin menghadiri resepsinya saat itu. mengingat, pasti banyak temen2 seperjuangan kuliah yang bakal nongol. tapi apa daya, solo-bengkulu bukan jarak yang dekat, dan suami juga baru saja kembali ke solo saat itu. dan sejak 9 Juli, resmilah sahabatku menyandang gelar nyonya Satria, memulai hidup baru bersama sang imam..🙂

senin, 12 september 2011
siang itu saya membuka jejaring sosial yang sedang boom, facebook, mengandalkan jaringan internet yang cepat di kantor (tentu setelah tugas selesai dikerjakan). sekitar pukul 1 siang, disaat yang bersamaan Idcha mengunggah foto2 pernikahannya di FB.

saya yang memang penasaran karena tidak hadir dalam pernikahannya, dan karena tuntutan profesi sebagai penata rias pengantin, tentu saja merasa tertarik untuk melihat dan mengamati foto2 tersebut dengan seksama. satu persatu melihat foto2 yang masih gress, baru diunggah. bahkan saya sempat mengomentari album fotonya yang berjudul : happily ever after part 2 (akad nikah, resepsi).
sungguh idcha terlihat saaaannnggatttt cantik dan baaahaaagiaaaa!! saya ikut merasa bahagia. dan karena saya juga pengantin baru (udah 6 bulan sih) saya lebih bisa merasakan kebahagiaan idcha dan suaminya. sungguh sangat bahagia karenanya…🙂

14 September 2011 20:20:47
sms from : rossa amira dhamawati
baru tau beritanya : innalillahi wainnailaihi roji’uun.. suami teman qt, Idcha Salafina (Timur Jati Satria) meninggal kemarin malam, karena serangan jantung mendadak. lets pray 4 them

DHEG! sungguh seperti mimpi membaca sms itu. berulang kali saya baca, isinya masih tetap sama. dan saya merinding seketika, membayangkan senin itu mengamati kebahagiaan mereka dalam foto yang baru diunggah. dan hari ini saya menangis saat membuka profil idcha di FB. wall2 dari teman2 yang menuliskan pesan duka cita, sungguh membuat saya merinding.


mengamati foto2 yang baru diunggahnya hari senin itu, dan membaca kembali komen2 bahagia dari teman2 di album foto itu membuat perasaan saya meremang, terharu. dan saat saya menemukan photo yang dishare Idcha ke wall suaminya, beberapa saat sebelum suaminya meninggal, sungguh membuat saya tidak bisa menahan tangis saya.. dalam photo yang di share itu, terdapat tanda2…

hanya beberapa menit setelah suaminya mengomentari wall photo ini, Allah dengan mudah mengubah keadaan, menjemput sang suami. Satria tertidur selamanya dalam keadaan duduk, di depan komputer setelah sebelumnya mengalami sesak nafas. Innalillahi wainnailaihi roji’uun. dan Satria dengan cepat kembali padaNya. Subhanallah, betapa besar kuasa Allah.

———————————0O0 ———————————-

Inilah kisah cinta 2 bulan untuk selamanya. kisah nyata dari seorang wanita hebat yang pernah saya kenal. dua bulan memang waktu yang singkat untuk sebuah pernikahan, tapi 2 bulan itu berarti selamanya untuk kisah cinta mereka.. saya yakin, Satria meninggal dalam kebahagiaan, membawa perasaan yang indah, karena 2 bulan hebat yang dy lalui bersama istri yang luar biasa… iya luar biasa, karena Allah hanya memberikan ujian yang hebat kepada hamba2Nya yang luar biasa dan dianggap mampu melewatinya dengan baik..

Idcha, sungguh bersabarlah. Allah begitu sayang ma Idcha, memberikan pengalaman hebat untuk Idcha belajar ikhlas, sabar, dan bersyukur.  yakinlah, setelah kesulitan ada kemudahan. fainnama’al ‘usri yusro, innama’al ‘usri yusro…

Mas Satria, walaupun saya tidak mengenal mas, tapi saya yakin ini adalah ketetapan terbaik dari Allah. Semoga Allah memudahkan urusan mas Satria di akhirat..

“ALLAHUMMAGHFIR LAHU WARHAMHU WA ‘AAFIHI WA’FU ‘ANHU WA AKRIM NUZULAHU WA WASSI’ MUDKHALAHU WAGHSILHU BILMAA`I WATS TSALJI WAL BARADI WA NAQQIHI MINAL KHATHAAYAA KAMAA… NAQQAITATS TSAUBAL ABYADLA MINAD DANASI WA ABDILHU DAARAN KHAIRAN MIN DAARIHI WA AHLAN KHAIRAN MIN AHLIHI WA ZAUJAN KHAIRAN MIN ZAUJIHI WA ADKHILHUL JANNATA WA A’IDZHU MIN ‘ADZAABIL QABRI AU MIN ‘ADZAABIN NAAR”

5 thoughts on “kisah dua bulan untuk selamanya…

  1. innalillahi wa inna ilaihi roji’un..kalau Allah berkehendak memang ‘kun fayakun’..mengingatkan qt bahwa ajal datang tiba2..
    mg icha diberi ketabahan..dan suaminya diberi tempat terbaik disana..

  2. Cerita yang sangat menyentuh

  3. lelakinya sahabat baikku😦

  4. @rahmi : iya bener, mi… amin, semoga doa2 untuk idcha n suaminya didengar Allah..

    @ilham : makasih, ham.. semoga kita bisa memetik pelajaran dari cerita ini.

    @kheling : iya, kah? pasti ngerasa kehilangan betul ya, mas… saya ga kenal mas satria, tp saya tau mas satria juga orang yang luar biasa. lelaki hebat hanya untuk wanita hebat, bukan?🙂

  5. Innalillahi Waa Inna Illahi Rajiun .
    Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau .
    aamiin yaa Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s