my 7th month pregnancy

alhamdulillaah, genap 7 bulan Allah menitipkan kejaiban cintaNya dalam rahim saya. dan saya masih melaksanakan long distance marriage dengan suami (Solo-Bengkulu). bahkan, demi menabung untuk menyambut kehadiran buah hati tercinta, kami harus ikhlas mengurangi intensitas pertemuan menjadi 3 bulan sekali.

beberapa mengatakan wanita hamil yang jauh dari suaminya biasanya fisiknya jauh lebih kuat dan tegar daripada bumil yang serumah dengan suami. well, saya setuju dengan hal ini. alhamdulillaah sampai sekarang belum ada keluhan berarti selama saya mengandung. jika dibandingkan teman sekantor saya yang harus masuk rumah sakit 2x dalam seminggu, tentu keadaan fisik saya jauh lebih saya syukuri. Tapi saya sangat tidak setuju ketika teman saya yang hyperemesis tersebut mengatakan kepada saya :
“kamu enak mba, ga ngerasain kan muntah2 sampe gabisa nelen ludah sendiri? ga ngerasain masuk rumah sakit 2x dalam seminggu”

well, jauh dari suami ketika hamil anak pertama, memang secara fisik Allaah memberikan kekuatan lebih kepada saya. tetapi dalam keadaan ini, kondisi psikis dan mental saya jelas diuji. berat, memang sungguh berat, tapi menurut saya, bukan berarti saya pantas untuk mengeluhkan keadaan saya di depan teman2 saya yang sedang hamil dan selalu ditemani suami mereka, apalagi membandingkan keadaan saya di depan mereka  dengan berkata :

“kalian enak deket sama suami, ada yang merhatiin, ada yang nganterin, dsb, dst..”

tidak, saya tidak pantas mengeluhkan hal tersebut. karena keadaan saya ini bukan kesalahan mereka. dan keadaan saya ini tidak pantas untuk saya paksa menjadi masalah mereka juga. tidak pantas membuat saya menuntut mereka lebih mengistimewakan saya. siapa saiya emangnya? :p

sayapun memilih untuk tetap memenuhi waktu saya dengan kesibukan kantor, kuliah malam,  usaha merias, kegiatan hijabers, dan bisnis lainnya, semata-mata untuk membuat hati dan otak saya sibuk sehingga tidak memikirkan kondisi saya. tapi terkadang, tetap tidak berhasil.

ada masa dimana saya merasa sedih sebelum tidur, dan bangun dengan tidak bersemangat. ada masa dimana saya hanya ingin memeluk suami saya saat saya sedang gundah gulana (ditambah lagi pengaruh hormon progesteron yang tidak bisa saya kendalikan). saya jadi melow saat berada di kamar, saya jadi lebay saat terpekur sendiri, saya jadi murung saat pulang dari kesibukan saya… lalu apakah saya harus menunjukkan setiap penderitaan psikis saya di hadapan teman2 saya dan menjadikannya beban mereka? padahal diluar sana, saya yakin ada banyak ibu hamil yang kondisi psikis dan fisiknya mendapat ujian yang lebih hebat dari saya…🙂

jadi, saya hanya bisa terus berusaha berfikir positif. mengalihkan perhatian2 saya dari hal-hal yang membangkitkan sisi lemah saya.

Alhamdulillaah di tengah ujian psikis dan mental ini, Allaah memberikan suami yang luar biasa sabar. yang dengan sabarnya mendengarkan keluhan-keluhan saya, tangisan saya, amarah saya. yang dengan bijaknya memeluk saya melalui suaranya di telepon, menasehati saya, dan mengingatkan saya untuk tetap tegar, selalu bersyukur, dan bersabar. yang dengan cara uniknya membuat saya kembali semangat dan tersenyum, bahkan terbahak.
telepon, sms, dan bbmnya menjadi candu semangat untuk saya. sungguh saya benar-benar bersyukur memiliki suami yang luar biasa. Allaah telah memilihkan suami yang terbaik untuk saya. yang sabar, penuh kasih, selalu mengajari untuk bersyukur, bertanggung jawab, dan tentu saja soleh…

well.. semoga Allaah selalu memberikan ketegaran dan kekuatan untuk saya. Semoga di trimester akhir kehamilan ini, Allaah memberikan banyak kemudahan untuk kehamilan dan kelahiran saya. Semoga Allaah melimpahkan banyak berkah & rahmat untuk keluarga kami. semoga Allaah selalu mengelilingi rumah tangga kami dengan cintaNya… amiin

One thought on “my 7th month pregnancy

  1. lagi googling soal perijinan malah nemunya artikel di blog ini,dari namanya koq kayaknya familiar banget ditelingaku,setelah ditelusuri lebih jauh ternyata fotonya juga familiar banget,hehe… tulisan2 kamu keren lho.. suka ngebacanya,apa kabar sekarang?msh long distance yo sm your hubby?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s