penghambaanku

Samudra biru..
Bebas..
Lepas..
Luas..
Tak seperti penghambaanku
Yang masih terbatas
Seribu luka dosa yang makin menganganga
Takkan terobati dengan ribuan pahala yang cuma sebelanga
Kecuali…
Kecuali bila Engkau sudi ya Robb..
Robb..
Ampuni diri ini
Ampuni diri ini
Sampai sembuh kembali

Dibanyak malam aku berdoa
Karena diri ini trus merasa
Bagai tanah lumpur yang bernoda
Tiada bersih hanya penuh cela
Di banyak waktu aku tersadar
Hanya dosa dan dosa terhampar
Meski tetes air mata ku mengurai
Tak akan desah mampu terlerai
Ya Allah, hanya Engkau yang bisa
Ampuni hamba tunjukkan cahaya
Ya Allah, Engkau.. satu yang mampu
pertolonganMu selamatkan aku
tiada daya aku tuk melangkah
bertemu denganMu pun aku tak kuasa
tapi kepada siapa lagi ku memohon
selain kepadaMu
kembali aku
di banyak hari aku mencoba
sebut Nama untuk mengingatkan
agar tak mengulang salah-salah yang sama
salah yang selalu berakhir penyesalan
memang penghambaanku belumlah sempurna
segala nilai ibadah masih terpatri duniawi
segala nilai yang malang masih terpatri pujian
ya Allah, tetapkan imanku untuk terus di jalanMu
tiada daya aku tuk melangkah
bertemu denganMu pun aku tak kuasa
tapi kepada siapa lagi ku memohon
selain kepadaMu
tiada daya aku tuk melangkah
bertemu denganMu pun aku tak kuasa
tapi kepada siapa lagi ku memohon
selain kepadaMu
kembali aku…

aku adalah setitik buih ombak di lautan dunia
tuntun aku ya Robb
agar sampai ke pantaiMu
untuk menghaturkan
segala penghambaanku yang kupersembahkan
hanya kepadaMu

(Penghambaanku – Star Five) 

41 thoughts on “penghambaanku

  1. one of my favourite song….

    ^_^

  2. yupz, mine too…
    dalleeeemmm bgt!
    berapa kali didengerin juga masih pengen nangis rasanya…

    he he, lebay? not really, that’s true…

  3. Pernah ada rasa cinta
    antara kita kini tinggal kenangan
    Ingin kulupakan
    semua tentang dirimu
    namun tak lagi kan seperti dirimu
    oh bintangku…

    Jauh kau pergi meninggalkan diriku
    disini aku merindukan dirimu
    kini ku coba mencari penggantimu
    namun tak lagi kan seperti dirimu
    oh sahabat…

    >> wow.. what a wonderful words….🙂

  4. Maap …
    Ini syair lagu ya ?
    (celingak-celinguk)

    >> he3, iya pak trainer… ini syair lagu penghambaanku dari star five..🙂

  5. Ups,, it was really
    halah sok, pokoke aku seneng banget karo lagu itu dah… so nice

    >>yupz!! me either..

  6. halaman ini juga harus saya komen:mrgreen:

    >>dasar devil..
    bunda meniiik.. ada pengacau baru di blog presty….
    hi hi.. GODAM dia dunk, bun…😆

  7. ” aku tertunduk tak bisa berkata apa.”ampuni aku ya Allah…

    >>amiiiin…. 🙂

  8. Dengan Senang Hati.. Lara Saya Numpang Link Ya? Salam Dari Cianjur

    >>asiiikkkk
    *joget2 kegirangan di link mz dzarmono*
    *lebaiiiii*
    he he😀
    btw, lara? hi hi😆
    lara croft?
    beugh….😛

  9. assalamu’alaikum.

    Btw, Star Five itu grup nasyid ya?
    coba dikemas secara hip-hop kayak Native Deen, ato pop kayak Zain Bhikha.
    Pasti Subhanallah…

    >>iyah, nasyid..
    eh, ada loh nasyid yang musiknya ceria..
    coba dengerin lagu2 justice voice deh
    *promosi deh gue*😛

  10. kebanyakan halaman yg harus dikomen😛

    >>sigh, bilang aja mo hatrick, bun..😆

  11. Nah ini nih kata – kata yang dulu membuat aku selalu mersesapinnya, dan dulu aku sering meneteskan air mata , kalau baca tulisan – tulisan tentang dosa, apalagi kalau baca surat Ar-Rahman diman Allah memberikan kita begitu banyaknya kenikmatan tanpa meminta manusia untuk membalasnya, tapi justru menyuruh hambanya untuk meminta jika membutuhkannya. tapi sayang sangat disayangkan , sekarang aku tak pernah menangisi dosa , apalagi cuma baca tulisan aja..! mungkin aku sudah tidak peka lagi dengan kata – kata , karena aku lebih banyak melihat realita..! , buat penulis !!!, dulu tuh aku pernah mencoba untuk melupakan kehidupan dunia , bahkan aku pernah mau dihajar preman lebak bulus jakarta, tapi akku gak sedikitpun takut bahkan aku balik melawan,karena aku sudah gak takut mati lagi, karena aku yakin bahwa yang menentukan mati bukan siapa-siapa selain Allah yang maha Kuasa,makanya aku melihat preman diterminal tuh gak ada takutnya sama sekali, dan saat itu aku memang merasakan nikmatnya hidup dengan iman dan islam , tapi skrg teleh kurenungi dalam-dalam tentang islam , ternyata banyak sekali muslim yang hanya mengumbar kata tetapi gak pada berusaha untuk memperjuangkan agama itu sendiri, (kalau yang kita tangisi hanya dosa-dosa kita saat ini , mungkin cucu-cucu kita boro-boro nangisin dosa karena sudah tidak tertanam lagi nlai – nilai keislaman dalam diri mereka karena islam sendiri telah hilang dalam dada mereka) . aku cerita neh yah! setiap aku punya teman muslim, aku selalu menilai bagaimana dia menerapkan hukum – hukum islam yang sesungguhnya,dari segi ekonomi,budaya,agama,sosial! , dan setelah lama kumenilai, yang ada pasti mereka lebih mengutamakan duniawi saja . mereka tidak sadar bahwa keberadaan islam dilingkungan kita telah luntur , dan itulah yang justru membuat aku menangis, kalau gak percaya penulis silakan menilai teman muslim anda , bagaimana dia menjalankan kehidupannya bila semuanya dikaitkan dengan islam apakah sesuai dengan sjaran islam ???, karena segala sesuatu kan pasti ada hukumnya dalam islam tuh.

  12. @ taryono :
    wew.. berat juga sih yon…
    aku jadi inget satu cerita temen SMU-q dulu yang sempet jadi atheis, tidak percaya Allah karena dia merasa usaha dan doanya akan ambisinya untuk mendapatkan rangking tidak dikabulkan Allah. astaghfirullah.. semoga Allah sudah membuka hatinya.
    mungkin saya juga termasuk orang2 muslim yang mz yono maksudkan, Wallahu alam. saya berusaha masa bodoh dengan penilaian orang2. klo kita sibuk memperhatikan kejelekan orang lain, g akan ada habisnya yon.. kita malah jadi lupa menilai diri kita sendiri. karena setiap orang pasti memandang kita dengan cara yang berbeda. melihat kejelekan orang lain, boleh2 aja, tapi untuk kita jadikan perbandingan, agar kita tidak melakukan kejelekan yang dia lakukan.
    yang penting yon, adalah diri kita. karena kita gbisa berubah seperti yang setiap orang mau. dan kita tidak bisa merubah orang lain seperti yang kita mau🙂
    yang penting adalah, bagaimana kita bersikap di hadapan Allah. itu menurut presty, sih.. dan tidak merugikan orang lain😉
    he he, presty juga kadang sulit menjalaninya, tapi kita harus bisa merubah cara berfikir kita! n banyak2 istighfar, banyak2 ngaca, menajamkan nalar agar lebih sensitif menilai kejelekkan kita sendiri😀

  13. itulah susahnya mba, ujung – ujungnya memang kita harus egois, dalam manghambakan diri, apalagi kalo udh dikatain sok alim lah , sok bersih lah , sok…gtu dech!, tp aku jg berfikir, seandainya qt sdh egois, gak mau peduli dengan keadaan lingkungan , yg terjadi mungkin kehancuran islam itu sendiri , namanya manusia , yang tiap hari denger ceramah keagamaan aja masih susah sadarnya , apalagi buat mereka yang gak pernah dgr ceramah,soalnya bnyk bgt mba tmnku yang gak tau hukum – hukum islam bahkan yang paling sepele?, trs klo gtu anak kita mau kita didik pake ilmu apaan, emang sech ,biarpun islam ini hancur ,Allah tidak akan rugi sedikitpun, jadi kayaknya kita emang harus egois,biarin anak cucu kita gak kenal agama ,he….he…! ,tapi trs terang mba aku sangat senang dan senang sekali jika melihat orang – orang kayak mba , yang berusaha utk mengabdikan diri utk kebahagiaan yang hakiki!

  14. weiz, bukan egois begitu juga, yon… aku inget satu pesan, klo mau jadi orang kerdil, pikirkan kebaikan diri sendiri. klo mau jadi orang biasa, pikirkan diri sendiri dan keluarga. klo mau jadi orang luar biasa, pikirkan banyak umat.🙂 tinggal pilih, kita mau jadi yang mana?
    klo punya ilmu, ya dibagi atuh mz, selama itu positif😉 . kenapa harus egois? kita harus menutup telinga ketika orang beranggapan miring tentang apa2 yang lita lakukan, berarti mau di cap sok apa juga, dakwah teteup jalan terus… (amiiinn…)
    dan dakwah itu, ternyata kan tidak hanya dengan berceramah yang berat2, memberi ilmu tausyiyah yang berat2. dakwah itu ternyata buanyak caranya dan g susah…
    memberi ilmu yang baik kepada anak2 kita juga dakwah lo..😉
    astaghfirullah, jangan sampai anak cucu kita g kenal agama deh yon.. ngeri ngbayanginnya..😆 justru, presty maunya anak cucu presty kenal agama dari presty dan suami presty. tapi presty tau itu g gampang, masih harus banyak belajar buat bekal ndidik anak cucu ntar. soalnya, klo bukan kita, siapa lagi??
    y, g yon?
    btw, afwan y kemaren g pamit2 pulangnya, jadi belom sempet bales email yono..😉

  15. Assalamu’alikum wr.wb.

    afwan ana Budi dari Lampung,ana lagi nyari lirik lagu Penghambaanku dari star five…nah terus ketemunya di blog mba Presty Larasati.
    Sukron ya mba……

    Wassalamu’alaikum wr.wb.

    >>wah, sering2 mampir sini ya, bud….
    dah tau alamatnya, to?🙂

  16. tiada daya aku tuk melangkah
    bertemu denganMu pun aku tak kuasa…

    Emang TUHAN lagi dimana yah..??
    Hingga kita harus pergi melangkahkan kaki
    Hanya untuk menemui-NYA.

    Bukankah Tuhan sudah ada di dalam DIRI..???
    ” Kemana saja Engkau berada, Engkau beserta TUHAN ”

    Lalu….Kenapa kita musti PAYAH-PAYAH menemui Tuhan…??

    Nggelesod….mencermati Tulisan yang lain…
    Sepertinya di teras ini ADEM Banget yah…..mbak KOPINYA mana neh…
    ( Gelar Tiker )

    = = = = =
    iya, Allah ada dimana2, kok…🙂
    ikutan lesehan, ahh..😛

  17. Tuhan…!
    kusadari begitu banyak dosa bersemai dalam hatiku, namun ku yakini Rahman-Mu seluas cakrawala menembus batas ruang dan mas…
    Tuhan…!
    beningnya butiran air mata ditengah gelap gulita, menjadi saksi bahwa aku rindu akan ridha & ampunan-Mu.
    Tuhan….!
    terimalah taubatku.:)

    idris_abdya@yahoo.co.id
    http://www.idrisalabdya.wordpress.com

    = = = = =
    amiiinnn…🙂

  18. assalamualaikum wr wb

    alo ukhti..anak bengkulu ya??
    salam kenal dari Nha ya..
    salam ukhuwahfillah

  19. Sebetulnya bukan egois, tapi karena tidak sama dengan orang kebanyakan aja…

  20. mbak blognya saya link ya…
    mohon ijin….

    = = = = =
    monggo, monggo…
    dengan sangat senang hati..😀
    aku link juga, ya…🙂

  21. indah sekali…, kita memang hanya bisa menghambakan diri kepada Allah. Aq salut….

  22. Ingat lagu ini jadi ingat kalau kita nggak lama disini

  23. nasyid ya…? ga pernah dengerin…jadi ga ngeh itu syair atau apa…

  24. star five the best nasyid……
    pas pertama denger lagu star five benr-bener menusuk tulang hati…hehe
    terus berjuang!!!!SEMANGAT!!!

  25. Pingback: sahrul’s Blog » Blog Archive » Penghambaan-Q

  26. aduh …

    salam kenal dulu deh …

    tapi kenapa kita selalu merasa harus menghamba pada yang lain yah … ?

  27. Assalamu’alaikum Wr,Wb

    Allah memberkati kita semuanya dalam Rahmat Kasih dan Sayangnya……..

    Jika tidak ada Rahmat-Nya maka tidak lah kita berkumpul di Pondok ini untuk saling mencari pengetahuan Ilmu di dalam Ilmu Allah Ta’ala yang tiada batasnya….

    Sungguh…… kesadaran itu sangat….sangat…sangat lah utama sekali di dalam kehidupan ini….
    Tanpa kesadaran maka bagaimana mungkin taubat seseorang bisa diterima?
    Tanpa kesadaran maka bagaimana mungkin Amal Ibadah bisa sampai kepada yang Allah?
    Tanpa kesadaran maka manusia itu akan terombang ambing oleh kebingungan dan kegelisahan di jiwanya…….

    Saudaraku……… Sahabatku……….Kawanku……….

    ketahuilah oleh kita semua….., bahwa Allah Swt itu sangatlah nyata senyatanya….. dengan apa kita melihat Allah itu nyata?
    yaitu melali kenyataan yang sudah dinyatakan-Nya atas kita berupa kenikmatan.
    Ketahuilah bahwa apa saja yang ada pada diri kita semuanya itu adalah nikmat Allah. DAri ujung rambut sampai ujung kaki, Zahir maupun BAtin, Ruh dan Jasad, luar maupun dalam, atas maupun bawah, kanan dan kiri, muka dan belakang semuanya adalah Nikmat Allah Swt. Meliputi bulu, kulit, darah, daging, tulang, otak, sum2, penglihatan, pendengaran, penciuman, pengrasa, nyawa, jalal, jamal,qohar dan kamal segalanya tidak ada yang ada selain Nikmat Allah yang menunjukkan Allah Swt sangat….sangat…sangat…. dekat sekali dengan diri kita.

    Jika kesadaran itu tertanam pada relung jiwa yang paling dalam bahwa apa saja yang ada pada diri kita ini senantiasa di liputi oleh Allah dengan dinyatakan-Nya melalui Nikmat-nikmat-Nya tadi maka kemudian sadarilah lagi bahwa setiap waktu bahkan setiap detik pun dari buka matasampai tutup mata kembali 24 jam sehari semalam tidak ada yang ada melainkan semuanya senantiasa dalam rahmat dan Kasih Sayang Allah.

    Itulah yang membuktikan bahwa Allah itu senantiasa memperhatikan Hamba-Nya…….
    Siapakah yang mengatur Jantung sehingga berdetak?
    Siapakah yang mengatur nafas sehingga bisa naik dan turun?
    Siapakah yang mengatur darah sehingga mengalir keseluruh Tubuh?
    Siapakah yang mengatur kedipan Mata sehingga senantiasa berkedip?
    semuanya itu Allah lah sang Maha Pengatur….. Allah lah sang Maha Pemelihara….. yang senantiasa mengawasi akan Hamba-Nya

    Jika kesadaran itu telah melekat pada diri sebagaimana yang sudah di paparkan oleh Tuhan disini melalu diri Pengembara Jiwa yang hina dan fakir ini, maka itulah yang dikatakan mereka yang senantiasa ingat akan Allah baik dalam keadaan berdiri, berduduk, maupun berbaring, bahkan bukan hanya itu saja… mereka itu senantiasa ingat kepada Allah baik dari buka mata sampai tutup mata kembali setiap waktu setiap detik 24 jam sehari semalam baik di sadari maupun tak disadari baik diketahui maupun tidak di ketahui dirasakan maupun tidak dirasakan…. kuncinya ada pada “KESADARAN”. karena kesadaran itulah yang akan merubah seseorang menjadi baik dan terlebih baik lagi. dan itulah sebenar2nya Zikir Khofi/Sir yaitu Ingat Allah secara sirr/Rahasia/Halus yaitu ingat kepada Allah dengan tumbuhnya kesadaran jiwa. Bahwa tidak ada yang ada pada diri semuanya adalah Nikmat Allah sebagai bukti nyata, bahwa Allah meliputi diri. Wa Fii Anfusikum Afala Tub’siruun (Dan Pada diri kamu…….. mengapa engkau tidak memperhatikannya)

    Dan kesadaran itulah yang akan membawa dirinya menjadi semakin dekat dan cinta kepada Allah yang senatiasa memperhatikannya di setiap waktunya.

    Bergembiralah bersama Allah melalui Nikmat-Nya yang ada padamu…………
    Tersenyumlah selalu bersama Allah melalui Rahmat Kasih Sayang-Nya yang meliputi dirimu disetiap waktu….

    Hanya mereka yang tumbuh kesadaran demikian lah yang akan selalu tersenyum dan bahagia…. dan tentunya tidak ada lagi rasa kehawatiran dan ketakutan…, dikarenakan ia sadar sesadar sadaranya bahwa Allah beserta ia diamanpun ia berada.

    Hanya mereka yang tumbuh kesadaran demikian lah yang akan selalu gembira dan bersyukur…. dan tentunya tidak ada lagi rasa duka dan sedih…, dikarenakan ia sadar sesadar sadarnya bahwa Rahmat Kasih SAyang Allah senantiasa meliputi dirinya di setiap waktu dari buka mata sampai tutup mata kembali 24 jam sehari semalam baik dalam keadaan jaga maupun tidur, berdiri, duduk , berbaring.

    Wahai saudaraku……Sahabatku…..Kawanku…..
    Pahamilah…… dan renungkanlah serta sadarilah…..apa yang PJ uraikan ini, karena sesungguhnya bukanlah PJ yang mengutarakan karena si PJ ini tiada daya tiada upaya fakir dan hina juga tidak ada memiliki ilmu. Semua yang telah di paparkan di sini itu semua datang dari pada Allah Swt kepada kita semuanya… karena Kasih Sayang-Nya kepada Kita.

    Subhanallah…..Subhanallah….Subhanallahil ‘Adziiim
    Laa Hawlaa Wa Laa Quwwata Illa Billa hil ‘Aliyyil ‘Adziiim.

    Allah memberkati kita semua di dalam Rahmat Kasih dan Sayang-Nya serta Ridho-Nya….

    Kesadaran….. Ya….. Kesadaran…….jadilah orang2 yang sadar akan kesadaran….. itulah orang yang mengenal akan Allah dengan sebenar2nya.

    Wassalam
    Pengembara jiwa

    dicopy dari…. http://pengembarajiwa.wordpress.com/

  28. bagus banget, gw lom dengar tuh nasyid. Kapan album-nya keluar?

  29. halow mbak presty…. boleh kenalan ga??? aku nak d3 tek. Informatika MIPA UNS… but aku mmasih newbie neh buat merangkai blog…. mohon saran n kritiknya… aku juga anggota bengawan.org loh….

    God Bless You!!!

  30. Nice blog. Salam buat semuanya

  31. Sip dech pokonya… Maju Terus… Pantang Mundur..😉

  32. heheh
    aku baru baca

  33. illahi anta maksudi wa ridhka matlubi
    ya allah engkaulah yang aku tuju, dan ridhomu yang aku cari

  34. makasih ilmunya salam kenal yaa… slalu semangat,jangan lupa senyumnya ….

    slamat berjuang … salam 165

  35. indah sekali syair lagunya. Saya ngga pernah denger ya?
    (nyengirrrr ndiriiii)…

  36. waduh komennya panjang2 kyk postingan…hehehe
    salam kenal

  37. سبحان الله
    lirik nasyid ini benar2 menggambarkan jiwa yang kalut sang hamba dihadap sang Khaliq.
    Syukron, ukhti. Jadi betah berlama-lama di blog ukhti ini.
    One more, Salam kenal.
    و السلام

  38. wah bagus sekali, menyentuh hati, dalem.. btw star five itu siapa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s